“Akreditasi bukan hanya tanggung jawab tim akreditasi. Seluruh karyawan mempunyai peran. Karena itu, kami ingin memastikan semua memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerapkan standar tersebut di unit kerja masing-masing"
BARABAI – Persiapkan proses penilaian akreditasi tahun 2026 sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, RSUD H. Damanhuri Barabai melaksanakan kegiatan PITSTOP AKREDITASI 2026 yang diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 10 sampai 15 Agustus 2026 di Aula RSUD H. Damanhuri Barabai ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali pemahaman seluruh karyawan terhadap berbagai materi yang berkaitan dengan standar mutu, keselamatan pasien, keselamatan kerja dan pelayanan rumah sakit.
PITSTOP tidak hanya berfokus pada pengujian kemampuan karyawan. Setiap tahapan, karyawan kembali diberikan pemahaman terhadap materi, maksud dan tujuan, sehingga diharapkan tidak sekadar mengetahui atau menghafal, tetapi benar-benar memahami bagaimana standar akreditasi itu diterapkan dalam pekerjaan dan pelayanan sehari-hari.
Materi yang diberikan meliputi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), seperti hand hygiene, penggunaan APD dan spill kit. Selain itu, terdapat materi Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) terkait visi dan misi rumah sakit, Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP) termasuk Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) khususnya penggunaan APAR.
Ketua Akreditasi RSUD H. Damanhuri Barabai, dr. Era Ery Dhani, menjelaskan bahwa PITSTOP menjadi salah satu cara untuk memastikan seluruh karyawan memiliki pemahaman yang sama terhadap standar yang harus diterapkan dalam pelayanan.(12/08/26).
“PITSTOP ini bukan sekadar menguji karyawan. Yang paling penting adalah memberikan pemahaman kembali terhadap setiap materi, apa maksudnya, apa tujuannya, kemudian bagaimana meraka dapat menunjukkan sejauh mana memahami dan mampu menerapkannya” ujar dr. Era.
Menurutnya, proses tersebut penting agar setiap standar yang dipelajari tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan dan budaya kerja.
“Kita ingin setiap karyawan memahami alasan mengapa suatu standar dan aturan harus dilaksanakan. Jadi bukan hanya tahu caranya, tetapi mengerti tujuan akhirnya, terutama dalam menjaga keselamatan pasien, keselamatan petugas dan meningkatkan kualitas pelayanan, agar visi misi rumah sakit bila diwujudkan” tambahnya.
dr. Era menegaskan bahwa mutu pelayanan merupakan tanggung jawab bersama, “Akreditasi bukan hanya tanggung jawab tim akreditasi. Seluruh karyawan mempunyai peran. Karena itu, kami ingin memastikan semua memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerapkan standar tersebut di unit kerja masing-masing. Harapannya, apa yang didapatkan melalui PITSTOP ini benar-benar terlihat dalam pelayanan kepada pasien dan masyarakat,” ungkapnya.
Diharapkan melalui kegiatan PITSTOP AKREDITASI 2026 ini, memberikan manfaat langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat yang dilayani di RSUD H. Damanhuri Barabai.
(Han)
Ikuti informasi terbaru RSUD H. Damanhuri Barabai melalui:
Instagram : @rshdbarabaiofficial
TikTok : @rshdbarabaiofficial
YouTube : @rshdbarabaiofficial
Facebook : @rshdbarabaiofficial