R S H D B A R A B A I
Jl. Murakata 04 Barabai - Kalimantan Selatan
Pagi (08:00 - 11:00) Sore (14:00 - 16:00)

RSHD Barabai

Extra info thumb
  • Jl. Murakata No. 04 Barabai - Kalimantan Selatan
  • 0811-800-5050
  • rshd@hstkab.go.id
RSUD H. Damanhuri Barabai Gelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026: Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan yang lebih berkualitas

RSUD H. Damanhuri Barabai Gelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026: Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan yang lebih berkualitas

Ditulis oleh Bagian Hubungan Masyarakat pada 30 Juni 2026, 17:56
HST, RSHD Barabai, FKP 2026

Forum ini diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

BARABAI – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali ditegaskan RSUD H. Damanhuri (RSHD) Barabai melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai 2 rumah sakit, Selasa (30/6/2026).

 

Mengusung tema "Mendengarkan Aspirasi, Meningkatkan Pelayanan Bersama Mewujudkan Layanan Kesehatan yang Lebih Berkualitas", forum ini menjadi wadah dialog terbuka antara rumah sakit dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi, mengevaluasi pelayanan, dan menyusun langkah perbaikan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai, dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama, Sp.B., mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak dapat dibangun hanya oleh rumah sakit, melainkan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sebagai pengguna layanan.

 

"Ulun memohon saran, masukan, maupun kritik yang membangun dari buhan pian barataan. Kehadiran pian hari ini sangat berarti bagi kami. Setiap pendapat yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan. Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin mendengar langsung harapan, kebutuhan, dan pengalaman masyarakat agar pelayanan yang kami berikan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda rutin atau pemenuhan kewajiban pelayanan publik, melainkan menjadi sarana komunikasi dua arah yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi, usulan, kritik, maupun pengalaman selama menerima pelayanan di rumah sakit. Di sisi lain, rumah sakit juga dapat menyampaikan berbagai kebijakan, standar pelayanan, serta rencana pengembangan layanan secara terbuka dan transparan.

 

Menurutnya, semakin luas partisipasi masyarakat, semakin besar peluang rumah sakit menghadirkan pelayanan yang lebih baik. "Semakin banyak pihak yang terlibat memberikan masukan, semakin besar pula kesempatan bagi kami untuk melakukan perbaikan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin setiap kebijakan dan inovasi pelayanan lahir dari kebutuhan masyarakat, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, lebih mudah diakses, lebih aman, serta memberikan kepastian dan kepuasan bagi pasien," tambahnya.

 

Forum ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, legislatif, pengawas, organisasi profesi, pengguna layanan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, akademisi, relawan mitra pelayanan kesehatan, hingga  pers.

 

Dari unsur pemerintahan dan legislatif mengundang Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah beserta Komisi I, II, dan III, perwakilan Biro Organisasi Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Inspektorat, Bagian Organisasi Setda, Dinas Kesehatan, Camat Barabai, Lurah Barabai Barat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

 

Turut hadir pula Dewan Pengawas RSUD H. Damanhuri Barabai, Satuan Pengawas Internal (SPI), Ketua Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Tenaga Kesehatan Lain, Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Komite Mutu, Komite K3RS, Majelis Pertimbangan Profesi (MPP), serta mitra strategis rumah sakit, yaitu Bank Kalsel dan BPJS Kesehatan Cabang Barabai.

 

Sebagai representasi masyarakat, FKP juga dihadiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, PCNU HST, Pimpinan Daerah Muhammadiyah HST, Perwakilan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, Lazismu HST, Baznas HST, Khadimul Ummat, serta APDESI tingkat kabupaten dan kecamatan.

 

Keterlibatan organisasi kepemudaan, akademisi, komunitas sosial, dan kelompok masyarakat juga menjadi bagian penting dalam forum ini, di antaranya KNPI, HMI, PMII, BEM STAI Al Washliyah, LSM Garimbas Orpala, Yayasan Sahabat Berbagi, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Persatuan Penyandang Disabilitas Kabupaten Hulu Sungai Tengah, MDMC, Murakata Rescue, Vertical Rescue Kalimantan Selatan, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

 

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Perbaikan Pelayanan yang menjadi janji publik RSUD H. Damanhuri Barabai kepada masyarakat. Kesepakatan tersebut memuat komitmen rumah sakit untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan selama forum sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan dan segera ditindaklanjuti oleh rumah sakit.

 

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, RSUD H. Damanhuri Barabai berharap setiap kebijakan dan inovasi pelayanan yang dihasilkan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.

Forum ini diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat merasakan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, lebih cepat, lebih aman, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pasien. (Han)

Selengkapnya kunjungi:

Instagram        : @rshdbarabaiofficial

TikTok             : @rshdbarabaiofficial

YouTube          : @rshdbarabaiofficial

Facebook        : @rshdbarabaiofficial