"Untuk mencapai tujuan besar ini, harus ada rasa tanggung jawab di masing-masing individu. Meskipun sebuah tugas secara formal merupakan tanggung jawab unit lain, kita harus saling mendukung agar tujuan bersama tercapai,"
BARABAI – RSUD H. Damanhuri (RSHD) Barabai menjadi destinasi
kaji tiru dalam upaya pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari
Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kunjungan dari
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan RSUD Pambalah Batung Amuntai
ini berlangsung khidmat di Aula RSHD Barabai pada Kamis (23/04/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting dari dua
kabupaten, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Hulu Sungai Tengah (HST), Kepala
Inspektorat HST, Kepala Bagian Organisasi Setda HST, serta Direktur RSHD
Barabai beserta pejabat struktural. Sementara dari pihak tamu, hadir Asisten
Administrasi Umum (Asisten 3) Setda HSU, jajaran Inspektorat HSU, serta
Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai beserta jajaran manajemennya.
Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai, dr. Nanda Sujud Andi
Yudha Utama, Sp.B, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang
sekaligus apresiasi atas terpilihnya RSHD sebagai lokus kaji tiru. Beliau
menekankan pentingnya kolaborasi antar-rumah sakit di wilayah Banua Enam.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang baik
antar-rumah sakit di Banua Enam. Semangat saling membantu ini diharapkan mampu
bermuara pada pemberian pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat," ujar
dr. Nanda.
Lebih lanjut, dr. Nanda memaparkan bahwa di Kalimantan
Selatan saat ini terdapat tiga rumah sakit yang telah meraih predikat
prestisius tersebut, yakni RS Sambang Lihum Kab. Banjar, RSUD Hasan Basri Kab.Kandangan,
dan RSUD H. Damanhuri Barabai. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan ZI bukan
hanya pada administrasi, melainkan pada integritas kolektif.
"Untuk mencapai tujuan besar ini, harus ada rasa
tanggung jawab di masing-masing individu. Meskipun sebuah tugas secara formal
merupakan tanggung jawab unit lain, kita harus saling mendukung agar tujuan
bersama tercapai," tambahnya sebelum memaparkan secara detail perjalanan
RSHD dalam meraih predikat WBK/WBBM.
Asisten 3 Setda HSU, Bapak Najeriansyah, S.ST, M.Ap, dalam
sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan keterbukaan
informasi yang diberikan oleh pihak RSHD Barabai.
"Sebelum bertolak ke sini, kami telah meminta izin
kepada Bupati HSU untuk belajar langsung ke Kabupaten HST, khususnya ke RSUD H.
Damanhuri Barabai. Kami berterima kasih karena materi yang disampaikan sangat
jelas dan rinci," tegas Bapak Najeriansyah.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran konkret
bagi RSUD Pambalah Batung Amuntai dalam mengakselerasi pembangunan Zona
Integritas di lingkungan instansi mereka. Acara kemudian dilanjutkan dengan
sesi diskusi teknis mengenai pemenuhan indikator-indikator ZI dan ditutup
dengan foto bersama sebagai simbol sinergi antar-daerah. (MA)